Minggu, 04 Oktober 2015

Lo rese kalo lagi laper ... !

Apa yang terjadi, kalo kita sedang lapar? Sepertinya ada dua kemungkinan:
Mudah marah. Kondisi ini berlaku dengan syarat: saat perut merasa lapar (entah kita sadar sedang lapar atau tidak) karena kita memang belum makan – saat ketika kita seharusnya sudah makan. Di sini, kita tak ada niatan sama sekali untuk menunda makan.
Lemes. Kondisi ini berlaku saat kita lapar karena memang belum boleh makan hingga waktu tertentu (Puasa). Di sini, kita memang punya niat untuk menunda makan.

Okedeh, langsung ke contoh. Tapi contohnya di ambilin dari iklan Snickers.


  • A: "Mobil macam apa ini? Lambaaaatt kayak sipuuut! Sempit lagi! Singkirin nih!"
  • B: "Badan lo aja yang gedhe..."
  • A: "Haaaahh! Niiihh... Badan gedhe nih! Badan gedhe!"

  • C: Ris, nih makan Snickers!
  • A: Kenapa?
  • C: Lo rese kalo lagi laper. Mendingan?
  • A: Mendingan.

*Karena Laper Ngerubah Orang*


Kira-kira, kenapa bisa seperti itu ya?
“Our brains are energy hogs. Even though the brain is only two percent of our body weight, it consumes about 20 percent of our calories. It is a very demanding organ when it comes to energy.” Brad Bushman.
Otak kita adalah pengkonsumsi energi dalam jumlah banyak. Meskipun berat otak kita hanya sebesar dua persen dari keseluruhan berat tubuh kita, otak mengkonsumsi sekitar 20 persen kalori tubuh yang kita miliki. Dengan kata lain, otak merupakan organ yang paling membutuhkan energi.

Ketika otak kekurangan suplai energi, kekuatan otak untuk mengendalikan diri juga akan berkurang. Hal ini akan membuat kita berperilaku lebih agresif dari biasanya.

TIPS yang sepertinya PENTING : 
“Before you have a difficult conversation with your spouse, make sure you're not hungry." (Credit).Sebelum melakukan pembicaraan yang serius –atau pembicaraan yang sulit dengan pasangan (atau dengan siapapun itu), pastikan bahwa kita sedang tidak lapar. Jika dialih-bahasakan dengan lebih mudah: makan dulu lah sebelum memulai diskusi yang serius.
"If you’re struggling to keep your self-control on track, keep a bottle of lemonade made with real sugar handy. You won’t have to drink it, just swish and gargle when you’re feeling like giving up."(credit)
Untuk dapat menjaga kontrol diri, selalu sediakan sebotol limun yang dibuat dengan gula asli. Limun ini tak perlu diminum, cukup digunakan untuk berkumur ketika kita merasa sudah tidak bisa menahan marah lagi.

Mmmmm.... Jadi, mungkinkah ada hubungan antara tingkat kesabaran Rasulullah yang tinggi dengan gemarnya beliau makan manisan dan madu?

Sumber : http://enhasnote.blogspot.co.id/

Artikel Terkait